Sabtu, 10 Juni 2017

KAMABI UIN Malang Gelar Seminar Nasional Bertajub Semangat Kebhinekaan


 


Semangat kebhinekaan, Selasa (06/06/17) mahasiswa bidikmisi terlihat antusias sekali memperhatikan materi seminar Nasional. Walaupun suasana kampus UIN Maulana Malik Ibrahim Malang masih dengan suasana UAS di semester genap ini, akan tetapi tidak menyurutkan semangat para mahasiswa bidikmisi untuk turut hadir dan menyimak pemaparan materi dalam seminar tersebut. Seminar Nasional dengan tema "Mempererat Kebhinekaan Sebagai Identitas Bangsa untuk Mewujudkan Generasi Muda yang Toleran" tersebut telah digagas oleh KAMABI dan para pengurus KBMB dalam rangka pelantikan pengurus baru masa bakti 2017/2018. Munir sebagai anggota KAMABI sekaligus Ketua Umum KBMB periode 2014/2015 tersebut menyampaikan, "Minimal kita mengadakan gerakan maupun pemahaman yang ada di KBMB sendiri bahwasanya ketika kita lulus jangan sampai kita tidak berpaham Pancasila maupun tidak berpegang Kebhinekaan."
Dalam seminar tersebut mengundang dua pemateri sekaligus. Pemateri pertama berasal dari anggota DPD RI, yaitu Abdul Qadir Amir Hartono, S.E., SH., M.H., kemudian dilanjutkan oleh pemateri kedua yang tentunya tidak asing lagi bagi seluruh mahasiswa UIN Malang, yaitu Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M. Si. Ketika seminar yang bertempat di aula gedung C lantai tiga tersebut berlangsung, para mahasiswa bidikmisi mendengarkan dengan hikmat dan antusias bagaimana pemaparan materi dari kedua tokoh tersebut, hingga dialog tanya jawab pun terjadi antara peserta seminar dengan dua tokoh pemateri. Pada intinya Mudjia menyampaikan dalam seminarnya bahwa, kebhinekaan sudah pasti menjadi dasar pemersatu Bangsa Indonesia, dan sudah tepat apabila Pancasila menjadi Ideologi Negara Indonesia, jadi jangan campuri bangsa ini dengan ideologi-ideologi yang lainnya. Mahasiswa harus mempunyai pemikiran yang maju untuk menjadikan Bangsa ini Bangsa yang mampu berkompetisi di seluruh dunia, karena mahasiswa dan khususnya anak-anak bidikmisilah yang akan menjadi pemimpin bagi Negara ini di masa mendatang. Mudjia juga berpesan kepada seluruh mahasiswa bidikmisi, "Pertama harus bersyukur, karena kalian adalah orang-orang terpilih oleh Negara sebagai penerima beasiswa bidikmisi, dan gunakan sebaik-baiknya. Kemudian harus berhasil studinya, selanjutnya segera bergabung untuk membangun bangsa."
Nd