UIN MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG

Rabu, 18 Agustus 2021

Menyambut Ramadan Bersama Teman-teman di Kota Perantauan

 


 

Nurul Yaqin

irulbingong45@gmail.com

Abstrak

Bulan ramadhan merupakan bulan yang sangat ditunggu-tunggu oleh semua umat islam. Disamping bulan Ramadhan merupakan bulan yang istimewa kuga banyak kegiatan yang hanya ada pada bulan Ramadhan. Seperti halnya sholat tarawih dan zakat fitra. dimana sholat tarawih merupakan sholat sunnah yang hanya ada pada bulan Ramadhan dengan jumlah rakaat yang memiliki penafsiran yang berbeda di kalangan ulama’. sedangkan zakat fitrah merupakan salah satu rukun islam yang hanya boleh dilakukan pada bulan Ramadhan. Zakat fitrah memiliki waktu tertentu serta tidak semua orang berhak menerimanya.

Kata kuci: Ramadhan, Tarawih, Zakat Fitrah.

 

Pendahuluan

Bulan ramadan merupakan bulan yang berbeda dari bulan-bulan yang lain. Ramadan merupakan bulan kesembilan dalam kalender Hijriyah. Pada bulan Ramadhan ummat islam menjalankan ibadah puasa selama selama satu bulan yang terdiri dari 29-30 hari dan pada bulan ini juga wahyu pertama turun kepada Nabi Muhammada SAW. Ummat islam menyambut bulan Ramadhan dengan penuh kegembiraan dengan kegiatan-kegiatan yang dilakukan pada bulan ini.

Kata Ramadan berasal dari bahasa Arab ramiḍa atau ar-ramaḍ, yang berarti panas yang menghanguskan atau kekeringan. Bangsa Babilonia yang budayanya pernah sangat dominan di utara Jazirah Arab menggunakan penghitungan tahun berdasarkan bulan dan matahari sekaligus. Bulan kesembilan, yaitu bulan Ramadan selalu jatuh pada musim panas yang sangat menyengat. Namun, ketika umat Islam mengembangkan kalender berbasis bulan, dimana jumlahnya rata-rata 11 hari lebih pendek dari kalender berbasis Matahari. Dengan demikian bulan Ramadan tidak lagi selalu bertepatan dengan musim panas. Makna dari kata ramdhan lebih dipahami sebagai kiasan yang merujuk padaorangberpuasa, tenggorokan terasa panas karena kehausan. Diharapkan dengan melakukan ibadah Ramadan maka dosa-dosa yang telah kita lakukan menjadi hangus terbakar dan orang yang berpuasa tak lagi berdosa.

Pembahasan

Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dengan ibadah yang pahalanya dilipat gandakan. Banyaknya pahala yang dapat diperoleh pada bulan Ramadhan serta ditunjang dengan kegiatan yang hanya ada pada bulan itu menjadikan ummat islam lebih bersemangat dalam beribadah dan bergembira menyambut bulan Ramadhan. Disamping itu kegiatan ibadah yang hanya ada di bulan Ramadhan diantaranya. seperti sholat tarawi dan zakat fitrah.

Sholat Tarawih dalam bahasa Arab adalah bentuk jamak dari تَرْوِيْحَةٌ yang diartikan sebagai "waktu sesaat untuk istirahat". Waktu pelaksanaan sholat tarawi adalah selepas sholat Isya’ dan biasanya dilakukan secara berjamaah di masjid. Rasulullah  melakukan sholat tarawih secara berjemaah dalam tiga kali kesempatan. Hadis menyebutkan bahwa Rasulullah kemudian tidak melanjutkan pada malam-malam berikutnya karena takut salat Tarawih akan diwajibkan kepada umat muslim. Sehingga nantinya dihawatirkan akan memberatkan ummatnya. Sebagaimana hadist berikut;

"Dari Aisyah Ummil Mu’minin ra: sesungguhnya Rasulullah pada suatu malam hari salat di masjid, lalu banyak orang salat mengikuti beliau, beliau salat dan pengikut bertambah ramai. Pada hari ketiga dan ke-empat orang-orang banyak berkumpul menunggu beliau, tetapi Nabi tidak datang ke masjid lagi. Ketika pagi-pagi, Nabi bersabda: 'Sesungguhnya aku lihat apa yang kalian perbuat tadi malam. Tapi aku tidak datang ke masjid karena aku takut sekali kalau salat ini diwajibkan pada kalian.' Siti Aisyah berkata: 'Hal itu terjadi pada bulan Ramadan.'"[1]

Sholat tarawi merupakan sholat sunah yang dilakukan ummat islam khusus hanya pada bulan Ramadan.Dalam melaksanakan sholat tarawih, terdapat perbedaan jumlah rakaat sholat tarawih. Perbedaan jumlah rakaat sholat tarawih tidak menjadi masalah bagi ummat islam. Umat Islam melaksanakan sholat tarawih dengan jumlah rakaat sesuai keyakinan masing-masing. Meski ada perbedaan jumlah rakaat shalat tarawih, umat Islam tetap bersatu dan tidak saling menyalahkan.

Para ulama’ memiliki beberapa penafsiran mengenai perbedaan jumlah rakaat sholat tarawih. Imam Malik bin Anas, Imam Abu Hanifah, Imam Asy Syafi'i, dan Imam Ahmad bin Hambal berpendapat bahwa sholat tarawih paling afdal sebanyak 20 rakaat. Adapun Sebagian ulama’ yang berpendapat tarawih itu 36 rakaat. Sedangkan kalangan yang mengungkapkan tarawih itu 8 rakaat mendasarkan pada hadis berikut.

"Diriwayatkan dari Abu Salamah, ia pernah bertanya kepada Aisyah, 'Bagaimana sholat Nabi Muhammad di bulan Ramadhan?' Aisyah menjawab, 'Beliau tak menambah pada bulan Ramadan dan bulan lainnya lebih dari sebelas rakaat, sholat empat rakaat, yang betapa bagus dan lama, lantas sholat empat rakaat, kemudian tiga rakaat. Aku pun pernah bertanya, Wahai Rasulullah, apakah engkau tidur sebelum menunaikan shalat witir? Beliau menjawab, "Mataku tidur, tapi hatiku tidak."[2]

Perbedaan mengenai jumlah rakaat sholat tarawih lebih disebabkan perbedaan cara pandang dalam memaknai hadist.Yang patut kita diketahui, tidak ada hadist Rasulullah SAW yang secara tegas menyebut jumlah rakaat sholat tarawih.

Adapun zakat fitrah ialah zakat yang harus ditunaikan oleh seluruh ummat islam yang telah memiliki kemampuan untuk menunaikannya. Zakat fitrah berarti menyucikan harta, karena setiap harta yang dimiliki manusia ada sebagian hak orang lain. Oleh karena itu, tidak ada alasan bagi seorang hamba yang beriman kepada Allah untuk tidak menunaikan zakat fitrah. Zakat fitrah diwajibkan bagi setiap muslim laki-laki maupun perempuan, orang yang merdeka atau budak, anak kecil atau orang dewasa. Hal ini merupakan perkara yang telah disepakati oleh para ulama’.

Umat Islam yang berkecukupan wajib memberikan zakat fitrah di bulan Ramadhan. zakat fitrah merupakan bentuk ibadah yang dilakukan umat Islam hanya pada bulan Ramadhan. Pelaksanaan Zakat fitra di bulan Ramadhan juga memiliki waktu tertentu dan memiliki ketentuan dalammelaksanakannya. Waktu pengeluaran yaitu saat bulan ramadhan menjelang idul fitri. Pada prinsipnya, zakat fitrah haruslah dikeluarkan sebelum sholat idul fitri dilangsungkan. Hal tersebut yang menjadi pembeda zakat fitrah dengan zakat lainnya. Adapun orang yang wajib menerima zakat fitra diantaranya; orang fakir, miskin, mualaf, amil, Riqab / Memerdekakan Budak, Gharim (Orang yang Memiliki Hutang), Fi Sabilillah, Ibnu Sabil.

Pemberian zakat fitrah dilakukan pada bulan Ramadhan. Waktu pengeluaran zakat fitrah ini terdapat beberapa perbedaan pendapat dari imam yang empat. Imam Syafi’i berpendapat bahwa zakat fitrah boleh diberikan dari awal bulan Ramadhan. Abu Haanifah membolehkan zakat fitrah diberikan sebelum bulan Ramadhan. Imam Malik dan Ahmad berpendapat bahwa zakat fitra tidak boleh dilakukan sebelum bulan Ramadhan. Adapun para imam yang empat sepakat bahwa waktu ppengeluaran zakat fitra bileh dilakukan duahari sebelum hari raya hingga sebelum melakukan sholat sunnah idul fitri.[3]

Kesimpulan

Bulan ramadhan merupakan bulan yang sangat ditunggu-tunggu oleh semua umat islam. Disamping bulan Ramadhan merupakan bulan yang istimewa kuga banyak kegiatan yang hanya ada pada bulan Ramadhan. Seperti halnya sholat tarawih dan zakat fitra. dimana sholat tarawih merupakan sholat sunnah yang hanya ada pada bulan Ramadhan dan zakat fitrah merupakan salah satu rukun islam yang hanya boleh dilakukan pada bulan Ramadhan.

Sholat tarawih dan zakat fitrah memiliki ketentuan dalam melakukannya. Ketentuan yang ada pada terdapat perbedaan penafsiran di kalangan ulama’, sehingga kita tidak boleh tuduh menuduh dan saling menyalahkan. Perbedaan yang ada sama-sama memiliki dasar yang kuat sehingga kitab oleh melakukan dan menjalankan pendapat yang mana saja sesuai dengan keadaan kita.


 

DAFTAR PUSTAKA

 

Ahsan, Aulia, Ivan.  2019.  "Sejarah Tarawih Bermula dari Kasih Sayang Rasulullah pada Umatnya", https://tirto.id/dGZR. Diakses pada tanggal 19 april 2021; 08:28.

 

”ContohRasulullah Mengenai Sholat Tarawih”.https://www.liputan6.com/ramadan/read/4240855/contoh-rasulullah-mengenai-sholat-tarawih. Diakses pada tanggal 19 april 2021; 08:50.

Shiddieqy, Hasbi, Muhammad. “HUKUM-HUKUM FIQH ISLAM TINJAUAN ANTAR MAZHAB”. PT.PUSTAKA RIZKI PUTRA, Semarang.



[1] Ahsan, Aulia, Ivan.  2019.  "Sejarah Tarawih Bermula dari Kasih Sayang Rasulullah pada Umatnya", https://tirto.id/dGZR. Diakses pada tanggal 19 april 2021; 08:28.

[2] ”Contoh Rasulullah Mengenai Sholat Tarawih”. https://www.liputan6.com/ramadan/read/4240855/contoh-rasulullah-mengenai-sholat-tarawih. Diakses pada tanggal 19 april 2021; 08:50.

 

[3] Shiddieqy, Hasbi, Muhammad. “HUKUM-HUKUM FIQH ISLAM TINJAUAN ANTAR MAZHAB”. PT.PUSTAKA RIZKI PUTRA, Semarang.

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

recent

Recent Posts

Total Pengunjung

Kritik dn Saran

Nama

Email *

Pesan *